Hello, Majsty..
Good job, Majsty!
Majsty terlahir sebagai anak perempuan dibulan februari. Ia menjadi anak pertama dikeluarga tersebut. Majesty yang saat itu baru lahir sering dipanggil “Ujang” (sebutan anak laki-laki bagi orang sunda). Saat dilahirkan, Majsty paling gemuk, merah dan lebih mirip anak laki-laki dibandingkan dengan bayi-bayi perempuan yang baru dilahirkan bersamaan dengan kelahiran Majsty. Saat orang tuanya melihat pertama kali, mereka pun ikut terheran-heran. Mereka pikir, mungkin suster salah menunjukan bayi. Tapi, kenyataan berkata bahwa bayi itu adalah Majsty.
Majsty tumbuh menjadi anak perempuan seusianya. Ia tidak lagi keujang-ujangan alias kelelaki-lakian. Dari usia balitanya, Majsty sudah menunjukan sifat Sangat Percaya Diri!! Setiap mendengar lagu, pasti dia selalu menari sampai lagu itu berhenti. Tak kenal tempat, pokoknya dimanapun itu asalkan ada lagu, ia pasti menari. Di usia 3 tahun, karena didepan rumahnya ia sering melihat anak sekolah, ia pernah kabur dari rumah untuk menuju sekolah dengan hanya membawa tas boneka kecil. Entah sekolah apa yang ia tuju, ia hanya mengikuti langkah kaki dari anak sekolah tersebut. Karena tak terkejar oleh langkah kaki anak usia 3 taun ini, Majsty pun tersesat dijalan raya. Untungnya seorang tetangganya melihat Majsty yang saat itu kebingungan mencari jalan pulang. Tetangganya pun mengantarkan Majsty sampai kerumah. dari kejadian itu, Majsty dimasukan ke sekolah TK berbasis islam sampai usianya menginjak 5 tahun.
Di usia 5 tahun, Majsty masuk TK formal, dimana syair-syair islam kurang dipedengarkan lagi. Di TK itu, bakat Sangat Percaya Diri Majsty diasah. Banyak lomba-lomba yang diikuti Majsty. Setiap ada lomba, Majsty pasti terpilih untuk tampil karena Majsty selalu Percaya diri bahwa dia pasti bisa walaupun sebenarnya dia belum tentu bisa. Majsty belum pernah kalah dari setiap lomba. Suatu hari, saat ia mengikuti suatu lomba menyanyi, Majsty kalah. Disitu ia menangis keras!!. Dari peristiwa itu, Majsty selalu bernyanyi setiap saat, namun syair lagu yang ia bawakan ia ciptakan sendiri. Setiap ia melihat sesuatu atau suatu peristiwa, pasti ia langsung jadikan sebuah lagu. Ya..dengan not not musik yang tak beraturan, ia tetap menyanyi tak henti-hentinya. Yang dapat menghentikan nyanyiannya hanyalah ketika ia tertidur karena kecapaian menyanyikan lagu-lagu ciptaannya itu. Majsty seorang perempuan yang senang sekali difoto. Setiap ada kamera yang membidiknya pasti dengan refleks ia langsung senyum dengan menunjukan gigi-gigi mungilnya. Walaupun sebenarnya kamera itu bukan memotret dirinya, Majsty tidak peduli. Dengan gaya berdiri tegap dan tersenyum lebar, ia pun bergaya didepan kamera tersebut. Tak heran, foto-foto masa kecilnya banyaknya bukan main!
Majsty, anak kecil yang bisa ditebak bagaimana kau dewasanya nanti!








0 Response to "Hello, Majsty.."
Posting Komentar